Kisah Sedih ! Penuhi janji, wanita ini bertunangan dengan kekasihnya yang meninggal

1122

tak ada yang lebih menyedihkan dari kepergian orang yang dicintai. Seperti kisah yang dialami oleh seorang wanita asal Thailand bernama Chun ini. Kekasihnya, Long (25), meninggal dalam kecelakaan parah pada bulan Oktober 2016. Kala itu, Long sedang dalam perjalanan untuk menjemput Chun. Namun di tengah perjalanan ia terjatuh dari motor.
Long yang diketahui merupakan anggota kepolisian menderita luka parah termasuk kerusakan organ. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit namun dokter gagal untuk menyelamatkan nyawa kekasih Chun. Sayang, Long akhirnya meninggal di rumah sakit pada hari berikutnya.
Kesedihan Chun tak berhenti pada kepergian Long saja. Rupanya pasangan tersebut telah merencanakan untuk bertunangan pada 31 Desember 2016. Meskipun Long sudah tiada, Chun bersikeras untuk melaksanakan pertunangan yang direncanakan bersama Long sebelumnya.
Penghujung tahun tiba, hari dimana Chun seharusnya menyambut dengan bahagia. Meski kesedihan masih menyelimuti, Chun tampak begitu semangat mempersiapkan pertunangannya. Ia tetap mengenakan makeup dan berdandan meski pacarnya tak bisa melihat wajah cantiknya lagi. Ia bahkan mengundang MC ternama untuk memimpin acara pertunangan.
Alasan Chun bersikeras melanjutkan pertunangan karena ia ingin menghormati janji antara dirinya dengan kekasihnya, Long.
“Pada tanggal 31 Desember, pertunangan kami dilakukan. Kami dulu berencana pada hari ini akan mengikuti tradisi Thai, berpakaian dalam pakaian tradisional, berlutut di depan orangtua kami sebagai rasa syukur telah melahirkan kami,” kata Chun.
Bagi Chun, hari pertunangannya merupakan tanggal paling penting selama hidupnya. Meski kekasihnya tak berada di sampingnya, ia berusaha untuk memenuhi janjinya dan menyelesaikan perjalanan yang telah ia mulai bersama Long bersama-sama.
“Kamu sekarang berada di dimensi lain, tapi itu tidak masalah. Cintaku padamu melampaui itu. Apakah kamu masih di sini atau di akhirat, aku masih akan menikah. Aku mencintaimu selamanya dan tidak akan pernah menyerah. Kami masih memiliki jalan yang panjang, kau dengar aku?” tutup Chun.