Menyentuh, Cerita Putri Cantik Amien Rais Soal Doa Selama 11 Tahun yang Dikabulkan Ini Viral



Nama Hanum Salsabiela Rais mulai banyak dikenal ketika bukunya yang berjudul 99 Cahaya di Langit Eropa meledak di pasaran.
Buku itu kemudian juga diadaptasi menjadi sebuah film yang dibintangi oleh Acha Septriasa dan Abimana Aryasatya.
Pada 8 Desember 2016 kemarin, Hanum baru saja menarik perhatian netizen dengan tulisan menyentuh yang ia posting di akun Instagram miliknya, @hanumrais.
Dalam tulisan tersebut, Hanum bercerita mengenai kekuatan doa yang ia percaya.
Berikut adalah tulisan menyentuh Hanum yang berhasil membuat netizen tersentuh :
Mgkn terdengar subyektif, karena saya adalah putrinya.
Tapi ketika Bapak meluangkan waktunya yg sempit utk hadir menjemput Sarahza dr RS Hermina hari itu, saya berlinang air mata.
Saya jadi teringat bahwa masa kecil saya mgkn berbeda dgn masa kecil kebanyakan org.
Rumah kami, pintunya terb terbuka utk semua org.
Sejak kecil, sy sdh terbiasa ditinggal Bapak utk pengajian di Muh, kegiatan dakwah sana sini, hingga suatu hari saya merenung: saya mengikhlaskan,
Amien Rais bukanlah bapak saya pribadi tapi saya ‘wakafkan’ utk umat di luar sana juga.
Tapi tahukah Anda? Di luar sepak terjang perjuangannya yg tampakdi TV, di media, ia tetaplah ayah bagi putra putrinya.
Suatu dinihari, saya terbangun utk ke belakang, kebetulan hari itu saya tidur di rumah Ortu.
Saya mendengar seseorang tengah bertahajud dan saya mengenal suaranya, Bapak.
Terdengar doa beliau berkali kali spt ini: “Rabbana Habla Hanum wa Rangga milladunka dzurriyatan thoyyibatan innakasaamiiuddu’aaa.
Tak perlu tahu artinya, saya tahu maksudnya karena ia menyebut nama saya dan Rangga berkali-kali.
Doa apakah selain permohonannya utk sang Khalik memberikan keturunan pada putrinya segera?
Saya berdiri tertegun di balik pintu.
Saya menitik air mata.
Bapak sampai menghela nafas panjang dan terdengar suara hidungnya yg basah. 
Mgkn itu salah satu asanya, ingin melihat saya memiliki keturunan.
Doa Bapak sehabis sholat yg tak pernah padam ini juga disaksikan para pejuang subuh di masjid dekat rumah.
“Pak Amien tiap habis ngimami Subuhan di masjid menyelipkan doa buat Mba Hanum dan Mas Rangga dan mohon semua jamaah mengamininya”, kata salah satu jamaah.
Ketika akhirnya saya hamil dan akhirnya melahirkan Sarahza, pejuang Subuh lainnya memggumam: “berdoa tanpa putus itu spt menyusun anak tangga yg semakin tinggi.
Awalnya hanya setinggi sekian centi, lalu kita naik.
Kita buat lagi, jadi sekian puluh cekian puluh centi hingga akhirnya ratusan meter dan menyentuh bahkan menyundul langit.
Disitulah, langit membuka pintu.
Apalagi yg mendoakan banyak, tangganya makin cepat tinggi dan makin banyak menyundul langit beramai-ramai.
Pasti yg di atas langit gak mgkn gak mbukain, Mbak”
Postingan itu pun banyak dikomentari oleh netizen :
“Masya Allah jadi terharu, mbak.. Barakallah mbak @hanumrais.. Semoga putrinya menjadi anak yang sholihah & penyejuk bagi orang tuanya.. Aamiin…”
“Terharu baca nya mak.”
“Ya Allah… Aku nangis loh ini Mba @hanumrais . Terharu… Doa orang tua selalu maqbul…” (*)